CUE#7

    Satu bulan yang cukup melelahkan, terlewat begitu saja tanpa banyak permaknaan di awal tahun. Januari 2025. Seperti sudah benar benar meninggalkan Desember 2024 begitu saja tanpa ada waktu perlahan untuk permulaan. Semua tentang melepas dan melangkah lebih baik lagi, untuk diriku yang beberapa hari lagi menginjak umur 24 tahun semua terasa begitu berat. Melepaskan dari hal-hal yang terikat dan mengikat. Melepaskan dari ekspektasi dan harapan berlebihan. Melepaskan semua tentang hal-hal yang mudah untuk membuatku patah hati. Memulai kembali, memulai kembali sedikit demi sedikit fokus pada hal yang telah lama ingin dilakukan dan Memulai kembali untuk menyelesaikan tanggung jawab.
    Di umur yang masih relatif sangat muda, 23 tahun 10 bulan mendapatkan amanah menjadi Staff Kurikulum dan Wali kelas sekaligus dalam kurun waktu kerja 1 tahun 1 bulan di Sekolah Swasta yang sudah berdiri lama adalah sebuah amanah yang berat dan penuh tanggung jawab. Pertanyaan tentang apakah saya bisa menjalaninya sekaligus bebarengan studi S-2 ini adalah yang selalu muncul setiap malam di bulan Desember lalu. Belum ada satu bulan, pekerjaan sudah pasti banyak. Penyesuaian yang harus cepat dan tanggap. Belum lagi beberapa anggapan orang lain terhadap kemampuanku, apakah aku perlu membuktikannya? 
    Peran sebagai guru mata pelajaran fisika saja di sekolah sudah cukup nyaman kujalani selama kurang lebih setahunan di sekolah. Menjalani hari-hari dengan fokus mengajar dan kuliah S-2 sudah cukup membuatku sibuk. Memang aku suka kesibukan, karena waktu longgar sering membuatku overthinking. Sempat berpikir apakah ini jawaban dari doa-doaku agar aku tak lagi overthinking, mungkin Allah telah merencanakan ini untuk aku fokus pada apa yang seharusnya dipikirkan. Entahlah. Aku pun tidak tau apa yang sedang sebenarnya terjadi.
    Pengalaman menjadi Staff Kurikulum adalah sebuah momen yang tidak pernah terpikirkan olehku, fokusku setelah lulus S-1 hanyalah bagaimana mencari pengalaman mengajar fisika sebanyak-banyaknya. Mencari tahu bagaimana agar aku suka fisika, suka mengajar fisika, dan mampu membuat siswa suka fisika. Namun waktu 1 tahun ini belum banyak merubah apapun. Bukan, bukan aku tidak bersyukur atas amanah yang diberikan, namun masih saja merasa belum selayaknya ada di posisi ini. Masih bocil sekali diriku untuk terjun di dunia pendidikan terlebih kurikulum. Belum ada pengalaman. 
    Terlebih menjadi Wali kelas, I don't have a clue anymore. Terus menerus mencoba untuk belajar meski masih banyak luput dan salahnya. Tetiba berinteraksi lebih intens dengan anak didik adalah sebuah kelemahanku. Mengingat nama anaknya adalah sebuah PR besar. Tapi perlahan yuk bisa yuk.
    Meski pun meskipun ditengah huru-hara bulan januari masih ada sedikit sedih karena Thesis belum tersentuh, saatnya merenung dan mulai menata kembali jadwal ngambis TA. Semoga Allah mudahkan. aamiin

Saatnya memutar lagu lawasku


Dan seperti beberapa tahun sebelumnya, kita cek video couple intelektual ini: 

Semoga tahun ini lebih bisa bermanfaat lagi dan semakin mengerti apa yang dijalani dalam hidup didunia. Aamiin




Komentar

Postingan Populer