Takut tipe kesekian

 "Biarkan perasaan itu mengalir tanpa terburu-buru untuk mengusirnya."

Biarkan aku menangis sampai entah kapan tangisan ini berakhir ketika kembali mengingat bahwa banyak hal yang memang harus dilepaskan. Terkadang ada hari dimana terasa begitu berat untuk dijalani, dan aku berhenti pada hati yang tak pernah bisa lagi kuhubungi. Pun begitu banyak hari yang penuh tawa dan senyum bahagia, semua kusimpan baik-baik disisi lain dari diri ini. 

Menganggap bahwa ini sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan, sungguh begitu berat dijalani. Diam-diam aku justru terbawa dan hanyut dalam perasaan ini. Diam-diam aku pun menjadi berpikir ulang tentang perkataan teman bahwa aku tidak percaya asmara. Lalu, semuanya hanya tersimpan saja dalam diam.

Dihantui dengan perasaan takut memang tidak enak sekali. Takut dipanggil dengan cepat. Takut dikemudian hari berbuat keji dan dzolim kepada orang lain. Takut banyak hal yang jelas-jelas belum tentu terjadi. Parahnya lagi, ditakuti pandangan orang mengenai bagaimana aku menjadi perempuan. Ya Allah, mungkin memang sehina ini hambamu ini masih terus takut, padahal tempat berharap hanyalah kepada-Mu.



Komentar

Postingan Populer