Love and Hate Relationship
International women's day
Ya, hari ini merupakan hari perempuan internasional. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa perempuan begitu berartinya dalam kehidupan di bumi ini dan terlihat jelas dengan angka populasi perempuan yang lebih banyak dari laki-laki. Namun tidak bisa dielakkan juga bahwa budaya patriarki yang masih mengakar di tradisi dan kehidupan sekarang ini menjadikan hidup perempuan menjadi sulit. Hari ini sering diperingati oleh kaum feminis untuk menyuarakan aspirasi, kondisi, dan stigma perempuan dalam kehidupan kepada dunia.
Perempuan dalam belenggunya,sering ditubrukan pada stigma masyarakat. Perempuan selalu diposisikan serba salah pada hal yang menjadi keputusannya. Perempuan yang memilih bersekolah dianggap tidak ada gunanya karena akhirnya harus di dapur. Perempuan yang memilih untuk menikah di atas umur 30 an sering dapat tekanan lebih besar, dan dianggap perawan tua dan masih banyak lagi lika liku perempuan. Berlandaskan budaya turun menurun yang semakin hari menjadi mengakar dalam psikologisnya. Menjadikan banyak stereotipe yang salah itu tanpa disadari menjadi sebuah kebenaran umum. Semakin hari semakin terbebani untuk menjadi perempuan. Terbelenggu oleh masyarakat dan pikirannya sendiri. Perempuan seharusnya mampu namun bukan juga untuk menyaingi laki-laki. Perempuan seharusnya bisa menjadi tanpa harus ditakut-takuti. Perempuan seharusnya kuat tanpa harus tersakiti.
Lalu yang dapat kusampaikan adalah mari saling mendukung untuk sesama perempuan apapun pilihannya selagi masih dalam hal baik menurut syariat. Permasalahan seperti ini, mungkin akan tidak relevan untuk beberapa orang yang mendapatkan lingkungan yang suportif dan Jauh dari budaya patriarki yang kental. Namun ketidak relevan nan sebagian ini, bukan menutup mata kita bahwa nol kasus. Memupuk kesadaran bahwa banyak perempuan yang tidak seberuntung kita, berbeda jalan hidupnya adalah awal mula yang baik untuk kehidupan perempuan satu dengan yang lain.
Meskipun International Women's day atau IWD ini erat kaitannya dengan agenda Feminisme yang untuk beberapa orang meyakini bahwa feminisme adalah jawaban untuk melawan budaya patriarki, namun Islam telah melawan patriarki. Tidak hanya patriarki, matriarkat juga ditentang dalam Islam. Seluruh bentuk ketundukan dan hegemoni sesama manusia pada dasarnya ditentang oleh Islam. Jadi muslimah tak butuh menjadi feminis untuk melawan patriarki.

Komentar
Posting Komentar