Memaknai Arti Kerja dan Uang

        Sebuah keputusan spontan dimana aku memilih untuk meninggalkan hustle sideku demi fokus skripsian, padahal sejujurnya, ngajar les yang cuma maksimal 3 jam itu udah sekalian wira wiri nya bukan suatu hal yang menyita waktu. Hanya karena magang yang bakal menyita waktu, aku rela berhenti, itu artinya makin kecil anggaran uang operasional, tapi makin besar pengeluaran. Di tengah keruwetanku dalam mengatur waktu, yang bisa dikatakan sangat boros dan impulsif ini, tidak bisa dipungkiri bahwa aku suka salah mengartikan uang. Keuangan yang semakin tidak karuan, keinginan yang sangat impulsif tanpa pikir panjang, dan dalam perenunganku itu semua karena aku merasa selalu ada uang di dalam dompetku. Meski aku tau bahwa, diriku lebih suka kesibukan namun semakin kesini semakin sadar bahwa semua kesibukanku belum tentu menentukan ke produktifan ku. Aku belum lihat mengatur waktu dan uangku. Belum dewasa mengatur emosi dan rasa impulsifku. 

          Di sisi lain, ada orang yang mencoba kembali mencari modal setelah pengeluaran mulai tak karuan. Sedangkan diri ini malah berhenti, dan mengambil jeda untuk memaknai arti uang. Kondisi ku saat ini cukup chaos, berteman dengan target yang tak sampai pada tujuan, pengeluaran yang boros sekali selam kurang lebih  2 tahun ini, hpku rusak dan harus hutang untuk beli lagi. Tabungan yang nol rupiah. Pekerjaan akademik yang menumpuk, dan harus segera ambil data di sekolah padahal instrumen belum selesai dikerjakan. 

            Pelan-pelan mencoba untuk memperbaiki, kembali memaknai hidup dan tujuanku. Di ambang batas kelulusanku, arti perkuliahan yang apa adanya dan jauh dari kata sungguh-sungguh membuatku kesulitan merampungkan. Mari kembali fokus, dan segera berprogress banyak mengejar target yang kubuat sendiri. Sebelum semester ini berakhir, sebelum PTS di SMA data skripsi sudah harus rampung, dan labfis perlu segera sidang. 

            Dirimu bukan manusia multitasking yang kau pikirkan selama ini Raga. Ini perihal prioritas dan komitmen serta kegigihan.


Komentar

Postingan Populer