CUE #4

Cerita untuk esok kali ini tentang hujan. Iya betul, ini bulan januari dan segala hal selalu tentang hujan sehari-hari. Sampai detik ini pun meski aku tak pernah menyukai hujan, setidaknya banyak hal yang membuatku belajar dari hujan. Esok, banyak hal yang ingin ku sampaikan. Namun sepertinya waktu enggan mempersatukan. Hujan kali ini, cukup berbeda. Setelah diterpa sakit, tetapi rasa untuk terus melaju masih sama. 

Hari tanpa hujan, selalu ku nanti tapi juga kutakuti. Hujan kali ini berbeda, aku selalu berharap bukan sakit yang kudapatkan dari hujan yang sengaja aku nikmati hadirnya. Perlu kau tau esok, tepat hari ini aku mengungkapkan suatu hal yang membuatku sakit dan menangis. Meski tidak benar-benar sesuai dengan apa yang kurasakan, namun ini hal yang berat sebelumnya. Masa lalu itu, kejadian-kejadian hari itu, tindakanku, dan segala hal tentang itu selalu membuatku sakit hati. Tak mudah untukku mengungkapkan apa yang kurasakan. Ketika aku tersenyum, buan berarti aku baik-baik saja. Pun ketika bingung, sebenarnya tak sebingung yang teman-teman lihat.

Esok, kelak aku berharap dapat menceritakan hal ini kepadamu. Hal-hal yang membuatku takut, hal-hal yang membuatku menangis, hal-hal yang sering hadir ketika aku sakit, hal-hal yang susah aku lupakan. Sampai sekarang pun, aku merasa hanya aku yang berfikiran seperti itu, kadang aku bertanya apakah mereka tau apa yang aku rasakan dimasa lalu? tapi kenapa tak pernah ada suara tentang itu? kenapa hanya aku yang marah, kecewa, dan merasa tersakiti? ini sebuah kebenaran yang ditutupi atau mereka benar-benar tidak tau?

Hujan kali ini, hujan sebulan ku menginjak umur 21. Mungkin aku sudah sembuh dari semua itu, itulah mengapa aku sudah bisa tuk berkata. Semoga saja iya, meski banyak tanya yang tak pernah ku tau apa jawabannya. Mungkin aku mulai menerima, bahwa masa itu pernah hadir di perjalananku. Mungkin aku mulai menerima, jika masa itu adalah masa tumbuhku juga. Hari-hari tak pernah benar-benar miliku, aku pemeran utama dalam cerita ini, namun bukan sutradaranya. 

Hujan dan esok, tetap menjadi cerita paling menarik. Cerita yang aku berharap tak pernah kuselesaikan. Membersamai aku tumbuh, kecewa dan bangkit lagi.

Komentar

Postingan Populer