Jika tidak ada kata "maaf" di dunia ini.
Manusia memang tempatnya salah, wajar saja kita melakukan kesalahan dalam konteks untuk pembelajaran bagi kita kedepannya. Trial and Error memang selalu tak lepas dari kehidupan kita, dan salah bukan suatu hal aneh. Kita banyak menemui kesalahan, kekhilafan entah itu dilakukan sengaja ataupun tidak. Orang paling baik di sekitarmu pun juga pernah melakukan kesalahan. Dan aku kamu kita semua pernah melakukan kesalahan bukan ? Bahkan mesin yang sudah di setting untuk meminimalisir kesalahan saja juga masih bisa error, apalagi kita si manusia yang selalu punya beribu tingkah dan perilaku. Bentuk dari kesalahan pun beragam, ada yang hanya diketahui dirinya sendiri dan Sang Pencipta, ada yang membuat orang kecewa, lebih lagi ada yang sampai merugikan orang lain.
Namun apa jadinya jika tidak ada kata "maaf" di dunia ini, apakah mungkin manusia akan berupaya untuk terus melakukan hal yang terbaik sepanjang waktunya sehingga bisa mengurangi kesalahan yang tak lepas darinya, atau malah manusia tak kenal apa itu makna dari kesalahan ? jika "maaf" tak pernah terucap dari diri ini, apakah kita benar benar memahami apa itu "salah"apa itu "benar"? jika "maaf"tak pernah terucap dari bibir ini, apakah itu artinya kita terlepas dari kesalahan? jika "maaf" tak pernah ada dalam kosakata bahasa lalu apakah kita yakin kehidupan yang kita jalani sudah benar?
Akhir-akhir ini, sering terdengar "maaf" dengan mudahnya, daripada berusaha untuk melakukan yang terbaik sebelumunya. Ending dari segala kisruh dilontarkan saja dengan kata "maaf ". Seakan-akan "maaf" sudah jadi budaya setelah kita melakukan kesalahan bukan malah mencoba untuk mengurangi kesalahan itu sendiri. Seakan akan semua dan apa pun masalahnya apapun salahmu bakal selesai kalau kita sudah berkata "maaf" tanpa melihat dampak dari salahmu, ya kalau kita cuma gk sengaja jatuhin makanan temen, kita tinggal ganti aja, kalau kesalahan kita bikin bakal berdampak sampai tuju turuanan? apakah hanya dengan kata "maaf"saja semua selesai?. Adalagi yang lebih menyebalkan, dengan alibi bahwa "maaf"lebih mudah teruxap daripada kata "izin".. melakukan kesalahan dengan sengaja menjadi jalan ninjanya.
Namun yasudahlah, namanya juga manusia. Kalau salah ya minta maaf, bahkan minta maaf bukan hanya karena kita salah. Dah gitu aja.

Keren
BalasHapus