KTBB (Kamu terlalu banyak beralasan)
bersuara lantang dan hilang
berdiri tegak lalu lari begitu saja
berbisik namun suara tak sampai
sirna begitu saja
dini hari kamu sampaikan suka
sebelum pada akhirnya gelap gulita
esok hari masih dengan tawa
sebelum senja kita tak lagi bersama
masih saja dengan tanya
mengapa?
dan ternyata bukan karena
lalu?
lagi-lagi tak bisa satu
bukan perihal jalannya
tapi perjalanannya
bukan tentang siapa
tapi bagiamana
pukul sepuluh malam
semua yang abu-abu, jadi gelap adanya
pada kamu dan waktu setahun setelahnya
angin selalu berhembus dan esok hari masih ada
waktu dan semua hal fana lainya
jiwa dan segala hal yang mensucikanya
serta semua yang berotasi, bergerak dan bersenyawa
hidup tak akan selamanya
dan kamu terlalu banyak beralasan

Komentar
Posting Komentar